Sabtu, 27 Desember 2014

KISAH NABI YA'QUB BESERTA ANAK-ANAKNYA

KISAH NABI YA'QUB AS.
Nabi Ya'qub As. adalah anak Nabi Ishaq As. Beliau diutus oleh Allah Swt. untuk menyeru umatnya agar menyembah Allah Swt. Tuhan Yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi-Nya.

Menurut riwayat, Nabi Ya'qub diutus di desa Nabulis, dinegeri Kan'an. Mata pencahariannya adalah bertani dan beternak. Beliau mempunyai dua orang istri bersaudara yang bernama Layya dan Rahil. Ketika itu belum ada larangan Allah bahwa seorang laki-laki tidak diperkenankan beristrikan dua wanita bersaudara sekaligus, kecuali yang pertama telah meninggal dunia.

Layya dan Rahil mempunyai dua orang hamba sahaya, masing-masing bernama Zulfah dan Bafhah. Kedua sahaya ini dikawini pula oleh Nabi Ya'qub As. Dari istri-istri tersebut, Nabi Ya'qub As. memperoleh dua belas anak yaitu : 

1. Dari Layya :
  • Rawbin
  • Syam'un
  • Lawi
  • Yahuza
  • Yasakir
  • Zabulon
2. Dari Rahil
  • Bunyamin
  • Yusuf
3. Dari Balhah
  • Dan 
  • Naftali 
 4. Dari Zulfah
  •  Jad
  • Asyir

Perang Melawan Raja Saljam
Di negeri Ya'qub ketika itu berkuasa seorang raja bernama Saljam, ia amat zhalim terhadap rakyatnya. Untuk menghilangkan kezalimannya Nabi ya'qub As. memerintahkan segenap keluarga untuk ikut serta memeranginya. maka terjadilah perang antara keluarga Ya'qub dengan Raja Saljam. Pasukan keluarga Nabi Yaqub dipimpin oleh putranya Syam'un yang gagah perkasa. dan berhasil mengalahkan Raja Saljam. dan memperoleh harta rampasan perang (ghanimah).

Nabi Ya'qub Hijrah ke Palestina
Nabi Ya'qub hijrah ke Palestina untuk menemui pamannya yang bernama Laban. beliau suka melakukan perjalanan pada malam hari dan beristirahat pada siang hari, karena itulah kaum Nabi Ya'qub dinamakan Bani Israil yang artinya suka berjalan di malam hari. Dalam perjalanan ke Palestina itu Nabi Ya'qub tertidur di atas batu, kemudian bermimpi dan dalam mimpi itulah beliau mendapatkan wahyu dari Allah Swt. : "Aku adalah Allah, tiada Tuhan selain Aku. Akulah Tuhanmu dan Tuhan bapak-bapakmu. Aku telah mewariskan bumi yang suci (Baitul Maqdis) untukmu dan keturunanmu. Aku beri engkau kitab dan pelajaran serta hikmah dan kenabian."

Wasiat Nabi Ya'qub kepada Anak-Anaknya
Nabi  Yaqub pada masa tuanya, hidup bersama anaknya yang bernama Yusuf di negeri mesir. Ketika itu, Yusuf menjadi pembesar di negeri itu. Nabi Yaqub meninggal dunia di Mesir pada usia 147 tahun. Dan beliaulah keturunan Bani Israil di Mesir yang kelak diperbudak oleh Raja Fir'aun, dan dibebaskan kembali oleh Nabi Musa a.s. Ketika ajalnya sudah dekat, Nabi ya'qub sempat berwasiat kepada anak-anaknya. Di dalam Al-Qur'an Allah Swt. telah menceritakan hal ini dengan firman-Nya:
÷Pr& öNçGYä. uä!#ypkà­ øŒÎ) uŽ|Øym z>qà)÷ètƒ ßNöqyJø9$# øŒÎ) tA$s% ÏmÏ^t7Ï9 $tB tbrßç7÷ès? .`ÏB Ï÷èt/ (#qä9$s% ßç7÷ètR y7yg»s9Î) tm»s9Î)ur y7ͬ!$t/#uä zO¿Ïdºtö/Î) Ÿ@ŠÏè»yJóÎ)ur t,»ysóÎ)ur $Yg»s9Î) #YÏnºur ß`øtwUur ¼ã&s! tbqßJÎ=ó¡ãB ÇÊÌÌÈ  

Artinya: Adakah kamu hadir ketika Ya'qub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: "Apa yang kamu sembah sepeninggalku?" Mereka menjawab: "Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, "Ibrahim Ismail dan Ishaq, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kai hanya tunduk patuh kepada-Nya. " (QS. Al Baqarah: 133).

Hikmah dari Kisah Nabi Ya'qub As.

  1. Nabi Ya'qub adalah orang shaleh. Berasal dari keturunan yang shaeh dan mempunyai keturunan yang shaleh. Bila kita tetap menjadi orang yang shaleh, maka insya Allah keturunan kita juga menjadi anak yang shaleh.
  2. Hingga akhir hayatnya Nabi Ya'qub As, terus menasehati anak-anaknya untuk tetap beriman dan beribadah kepada Allah. Sebuah aspek perhatian yang harus diutamakan, bahwa perkara keimanan hendaknya dinomorsatukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar